Persebaran Flora dan Fauna di Dunia dan di Indonesia dengan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya

Faktor Persebaran Flora dan Fauna di Dunia

Bumi menjadi tempat hidup bagi beraneka ragam flora dan fauna. Keanekaragaman flora dan fauna di dunia sangat bergantung pada kondisi masing-masing wilayah. Letak geografis, kondisi lingkungan, iklim, cuaca, dan lain sebagainya, yang tidak sama di setiap kawasan, menjadi faktor penentu satu jenis flora atau fauna bisa berkembang atau tidak.

Sudah jelas bahwa kondisi permukaan bumi tidak seragam. Karena itu, wajar kondisi keanekaragaman flora dan fauna di masing-masing wilayah berlainan. Perbedaan itu tidak hanya berhubungan dengan kepadatan populasi dan keragaman jenis flora dan fauna di setiap wilayah yang tidak sama. Perbedaan ciri fisik juga penting untuk diperhatikan mengingat ada jenis flora atau fauna tertentu yang hanya bisa ditemukan di satu wilayah.

Fakta ini menjadi perhatian pula dalam ilmu geografi. Bidang studi ini tidak hanya terfokus pada kajian kondisi alam permukaan bumi dan lingkungan hidup manusia, melainkan juga biosfer. Kajian pada permukaan bumi, sebagai fokus utama di ilmu geografi, tidak bisa dilepaskan dari aspek biosfer yang membahas keanekaragaman hayati.

Sementara cabang khusus di ilmu geografi yang mempelajari sebaran biosfer disebut dengan biogeografi. Bidang yang terakhir meliputi fitogeografi (geografi tumbuhan) dan zoogeografi (geografi binatang). Mengutip Modul Geografi terbitan UT, kajian zoogeografi berfokus mempelajari persebaran dan pergerakan fauna di bumi yang berlangsung secara alami dalam konteks waktu evolusi. Artinya, ia bisa berlangsung selama ribuan hingga jutaan tahun. Sedangkan kajian fitogeografi mencakup persebaran geografis, habitat, sejarah hingga faktor-faktor biologis yang memengaruhi kehidupan tumbuhan.

Menukil ulasan dalam Jurnal Berita Biologi (Vol. 6, No. 3, 2002), fitogeografi menuntut pemahaman akan tumbuhan pada masa kini maupun yang sudah lewat, baik masih ada ataupun sudah punah. Pemahaman itu dikaitkan dengan area persebaran tumbuhan secara geografis dan waktu geologisnya.

Bisa disimpulkan, studi zoogeografi maupun fitogeografi menaruh perhatian besar terhadap fenomena persebaran flora dan fauna di bumi. Maka itu, penting memahami terlebih dahulu faktor-faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna.

Faktor yang Memengaruhi Persebaran Flora dan Fauna di Dunia Secara umum, studi geografi memberikan pemahaman bahwa ada 4 macam faktor yang memengaruhi persebaran flora dan fauna di bumi, yaitu:

            Iklim

            Edafik

            Biotik

            Fisiografi

Penjelasan tentang masing-masing faktor tersebut, sebagaimana termuat dalam Modul Geografi XI KD. 3.2 dan 4.2 terbitan Kemdikbud, adalah sebagai berikut.

 

1. Faktor Iklim

Iklim bisa memberikan pengaruh dominan terhadap persebaran flora dan fauna di bumi. Kenyataannya, wilayah yang mempunyai iklim ekstrem dihuni flora dan fauna dengan ragam spesies jauh lebih sedikit dibandingkan yang ada di kawasan tropis.

Ada beberapa jenis faktor iklim yang berpengaruh terhadap persebaran flora dan fauna. Di antara sejumlah faktor yang termasuk dalam kategori iklim adalah suhu udara, kelembapan, angin, dan curah hujan.

 

2. Faktor Edafik (Tanah)

Faktor edafik kondisi tanah berpengaruh besar pula pada persebaran flora dan fauna. Tanah jadi media utama bagi tumbuhnya vegetasi. Kebutuhan-kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan vegetasi seperti unsur hara, kebutuhan bahan organik (humus), air dan udara disediakan oleh tanah. Tanah subur memberikan dampak baik bagi pertumbuhan tanaman. Hewan lalu bakal lebih mudah menemukan makanan jika tanaman di sekitarnya tumbuh subur.

Faktor-faktor fisik tanah yang mempengaruhi pertumbuhan vegetasi adalah:

  • Tekstur (ukuran butiran tanah atau tingkat kekasaran tanah)
  • Tingkat Kegemburan (tanah gembur memudahkan tumbuhan menyerap mineral)
  • Mineral Organik (Humus)
  • Mineral Anorganik (Unsur hara seperti Karbon, Hidrogen, Oksigen, Nitrogen, Fosfor)
  • Kandungan Air Tanah
  • Kandungan Udara Tanah (semakin gembur, kandungan udara tanah bertambah besar).

 

3. Faktor Fisiografi (Relief bumi)

Keragaman bentuk permukaan bumi memengaruhi persebaran flora dan fauna. Relief bumi dapat membantu atau mempersulit hewan dan tumbuhan berkembang. Kawasan pegunungan, misalnya, bisa menghambat penyebaran tumbuhan. Terhambatnya perkembangan vegetasi pada akhirnya berdampak pula pada kondisi fauna.

Selain itu, kemiringan lereng dapat memengaruhi tumbuh kembang tanaman. Lereng yang membelakangi sinar matahari mempersulit beragam jenis tanaman untuk tumbuh dengan baik. Bentuk muka bumi yang beragam bisa memicu perbedaan suhu dan kelembapan udara sehingga berpengaruh pada jenis vegetasi, dan karena itu, memengaruhi spesies hewan yang bertahan. Perbedaan suhu dan kelembapan udara, misalnya, karena faktor tinggi-rendah dataran.

 

4. Faktor Biotik (mahluk hidup)

Makhluk hidup, baik tumbuhan, hewan, maupun manusia juga bisa memengaruhi persebaran flora dan fauna di bumi. Peran yang terbesar, untuk saat ini, ada di manusia. Perilaku manusia yang melestarikan lingkungan akan berdampak positif terhadap keberadaan flora dan fauna. Sebaliknya, kegiatan manusia merusak lingkungan bahkan dapat membuat spesien flora dan fauna tertentu punah.

Pada kasus tanaman, tumbuhan yang memiliki daya adaptasi kuat akan menghambat tumbuhan lain dengan kemampuan lebih lemah. Kondisi ini lantas memicu satu jenis vegetasi mendominasi suatu wilayah. Sedangkan dalam konteks hewan, keberadaan cacing yang bisa menyuburkan tanah dan membantu banyak jenis tanaman berkembang, merupakan contohnya.

 

Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia Berdasarkan Lokasi Geografisnya

Persebaran Flora di Indonesia

Ada 2 faktor yang memengaruhi persebaran flora di Indonesia, yaitu:      

  • Letak Indonesia di kawasan tropis, sehingga iklimnya stabil.
  • Lokasi Indonesia yang berada di antara benua Asia dan Australia.

Secara umum, persebaran flora di Indonesia terdiri dari flora Sumatra-Kalimantan, flora Jawa-Bali, flora Wallace dan flora Papua.

Persebaran Fauna di Indonesia

Persebaran fauna di Indonesia dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok barat, kelompok tengah, dan kelompok timur.

  • Fauna Barat: bertipe asiatis, disebut juga sebagai fauna dangkalan sunda. Berlokasi dari Sumatera sampai Jawa. Contoh: rusa
  • Fauna Tengah: disebut juga fauna peralihan. Berlokasi dari Sulawesi sampai Nusa Tenggara. Contoh: komodo
  • Fauna Timur: disebut juga fauna dangkalan sahul. Berlokasi dari Kepulauan Maluku sampai Papua. Contoh: burung cenderawasih.

 

Faktor-Faktor Terkait Persebaran Flora dan Fauna di Indonesia

Ternyata ada beberapa faktor yang memengaruhinya, sebagai berikut:


1. Faktor Klimatis atau Iklim

Squad, iklim merupakan salah satu faktor yang sangat berpengaruh dalam proses persebaran flora dan fauna. Juga berpengaruh pada kehidupan secara umum. Unsur-unsur iklim yang berpengaruh adalah suhu, kelembaban udara, angin, curah hujan, dan sinar matahari.

2. Faktor Edafik atau Tanah

Ternyata tanah juga memengaruhi proses persebaran flora dan fauna, lho! Wah, kenapa ya? Hal ini disebabkan karena banyaknya unsur-unsur kimiawi yang terkandung di dalam tanah untuk membantu tumbuh kembang flora. Unsur-unsur kimiawi tersebut akan membantu kesuburan tanah tersebut jika memiliki dosis yang baik. Selain unsur kimiawi, sirkulasi dalam tanah juga harus terjaga baik agar tanaman tersebut dapat melakukan respirasi yang baik.

3. Faktor Topografi

Squad, yang dimaksud dengan topografi adalah keadaan geografis dari muka bumi itu sendiri. Salah satu unsur yang paling berpengaruh adalah lokasi, yaitu tinggi rendahnya tempat. Contoh dari kasus tersebut adalah semakin tinggi suatu tempat, maka semakin rendah pula suhunya.

4. Faktor Biotik atau Biologis

Squad, yang dimaksud dengan faktor biotik dalam konteks ini adalah mahkluk hidup itu sendiri, yaitu hewan, tumbuhan, manusia, dan organisme lainnya.


Itulah beberapa persebaran flora dan fauna serta faktor yang mempengaruhi, jika ada yang ingin menambahkan sesuatu yang kurang pada artikel ini, tolong kirimkan komentar di bawah ini. Jika ada kesalahan penulisan maupun informasi, jangan ragu untuk mengkritik. Sekian dan terima kasih.





https://www.ruangguru.com/blog/persebaran-flora-dan-fauna-di-indonesia

https://tirto.id/faktor-persebaran-flora-dan-fauna-di-dunia-iklim-edafik-biotik-gjUj

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tujuan, Fungsi, Kelemahan, Serta Kelebihan Dari Aplikasi Snapchat

Sumber Daya Alam Pesisir Pantai

Polaris Office